SORONG, Suaratanahpapua.Sbs — Polres Tambrauw memperketat pengamanan dan menambah pos pengamanan pasca insiden pembunuhan yang terjadi di kampung Jokbu, distrik Bamusbama, kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya, Senin (16/3/2026) sekitar pukul 11.37 WIT.
Kapolres Tambrauw, AKBP Praja Gandha Wiratama, menjelaskan, pihaknya meningkatkan pelaksanaan pengawalan terhadap kendaraan yang melintas di jalur Fef-Sorong maupun sebaliknya Sorong-Fef.
Selain itu, Polres Tambrauw juga menambah sejumlah pos pengamanan di sejumlah titik rawan. Langkah ini dilakukan menyusul insiden pembunuhan terhadap dua pengendara sepeda motor di wilayah kampung Jokbu, distrik Bamusbama.
Dalam keterangan pers yang diterima Suara Papua, Selasa (17/3/2026), disebutkan, pengamanan ini merupakan langkah cepat kepolisian untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah kabupaten Tambrauw tetap aman dan kondusif.
Pengawalan dilakukan secara intensif, baik dari arah Fef menuju Sorong maupun sebaliknya, dengan fokus pada wilayah yang dianggap rawan, seperti kampung Bamfot, Jokbu, Bano, hingga Bamuswaiman dan Bamusbama.
Selain pengawalan, aparat kepolisian juga telah menempatkan pos-pos pengamanan tambahan guna memperkuat kehadiran personel di lapangan.
Pos tersebut difungsikan untuk mempercepat respons terhadap potensi gangguan keamanan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat setempat.
*****************
Suaratanahpapua.Sbs adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media kami hadir untuk menjadi bagian dari rakyat, juga media yang hadir untuk mengubah sedikit rumitnya persoalan di Tanah Papua. Dukung kami melalui donasi Anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.
*****************

Dalam pelaksanaannya, Polres Tambrauw juga menyampaikan imbauan Kamtibmas kepada masyarakat dan pengguna jalan agar tetap waspada dalam perjalanannya.
Untuk sementara waktu, masyarakat diimbau agar tak menggunakan kendaraan roda dua saat melintasi jalur rawan demi keselamatan nyawa.
Proses pelaksanaan pengawalan dan pengamanan berjalan aman dan lancar. Hingga kini, situasi secara umum terpantau kondusif.
Polres Tambrauw menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan perlindungan maksimal pasca kejadian tersebut.

Sebelumnya, dua orang tewas dianiaya orang tak dikenal (OTK) di kampung Jokbu, distrik Bamusbama. Dua orang lainnya berhasil menyelamatkan diri ke pos TNI.
Mereka diserang secara tiba-tiba saat sedang dalam perjalanan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pratama Fef, Tambrauw, untuk menjalankan tugas pelayanan kesehatan kepada masyarakat setempat. []













