EKONOMIEmasemas batanganemas perhiasanGaleri 24pegadaianPemerintahan

Minat Investasi Emas Batangan Melonjak di Awal 2026, Stok Galeri 24 Kosong, Pegadaian Dorong Masyarakat Menabung Emas

0
×

Minat Investasi Emas Batangan Melonjak di Awal 2026, Stok Galeri 24 Kosong, Pegadaian Dorong Masyarakat Menabung Emas

Share this article
Minat Investasi Emas Batangan Melonjak di Awal 2026, Stok Galeri 24 Kosong, Pegadaian Dorong Masyarakat Menabung Emas

SORONG, PBD – Minat masyarakat terhadap investasi emas batangan terus mengalami peningkatan sejak awal tahun 2026. Tren kenaikan harga emas yang signifikan, pemberitaan positif terkait emas sebagai instrumen investasi aman, serta meningkatnya edukasi keuangan dinilai menjadi faktor utama melonjaknya permintaan logam mulia.

Hal tersebut disampaikan Deputi Bisnis Pegadaian Area Sorong, Ahmad Fadly Sanjaya dalam pemaparan mengenai tren investasi emas kepada awak media di ruang kerjanya, Selasa (3/2/26).

Ia menjelaskan, emas kini semakin diminati tidak hanya oleh investor lama, tetapi juga masyarakat umum yang mulai sadar pentingnya aset lindung nilai.

“Sejak awal 2026, minat masyarakat terhadap emas batangan meningkat tajam. Pemberitaan positif, tren harga yang terus naik, dan edukasi bahwa emas adalah investasi aman sudah sampai ke masyarakat,” ujarnya.

Ia membandingkan harga emas beberapa tahun lalu yang masih berada di kisaran Rp700 ribu per gram, kemudian naik menjadi Rp800 ribu, Rp1 juta, hingga kini menembus kisaran Rp2 juta bahkan mendekati Rp3 juta lebih per gram. Meski harga semakin tinggi, hal tersebut justru tidak menurunkan minat masyarakat.

“Jangan sampai harga emas hari ini justru menjadi harga yang kita rindukan di masa depan. Emas itu terus berkilau dan termasuk mineral langka. Permintaan yang terus meningkat tentu akan memengaruhi harga,” jelasnya.

Menurutnya, saat ini masyarakat tidak hanya membeli emas secara tunai, tetapi juga memanfaatkan skema cicilan dan tabungan emas. Banyak calon investor yang berkonsultasi terkait pilihan pembelian yang sesuai dengan kemampuan finansial.

“Waktu terbaik berinvestasi adalah saat kita punya uang. Karena punya uang belum tentu mau menabung atau berinvestasi. Ada filosofi bahwa emas itu adalah uang, tapi uang belum tentu emas,” katanya.

Sebagai bentuk komitmen mengemaskan Indonesia, PT Pegadaian memberikan solusi investasi emas yang mudah, aman, dan terjangkau. Salah satunya melalui tabungan emas dan cicilan emas, di mana masyarakat bisa mulai berinvestasi meski dengan dana terbatas.

“Misalnya punya dana Rp2,5 juta, itu bisa dijadikan uang muka untuk emas 5 gram melalui cicilan. Menabung emas itu bukan spekulasi, tapi bentuk menyimpan nilai,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa emas digital yang ditabung melalui Pegadaian dijamin keamanannya. Setiap pembelian emas digital harus didukung ketersediaan emas fisik yang disimpan Pegadaian, dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Jumlah emas fisik yang kami miliki harus sama dengan total emas digital yang beredar. Data nasabah juga aman karena sistem kami memiliki bank data dan backup center,” tegasnya.

Terkait harga, ia menyebutkan bahwa pada 2 Januari 2026 harga emas berada di angka Rp2.537.000 per gram. Sementara pada 3 Februari 2026 harga emas tercatat di kisaran Rp2.948.000 per gram, meskipun sempat mengalami koreksi dari level tertinggi Rp3,1 juta.

“Dari awal Januari sampai awal Februari saja, kenaikannya sudah sekitar Rp400 ribu per gram. Ini menunjukkan bahwa emas masih sangat menjanjikan sebagai instrumen investasi jangka panjang,” pungkasnya.

Sementara itu saat mengunjungi galeri 24 di Pegadaian cabang Remu, petugas Galeri, Devi mengaku per hari ini emas batangan kosong karena habis terjual beberapa hari lalu saat stok baru tiba.

“Saat ini kami masih menunggu stok yang dikirim kesini dan kami prediksi itu tidak akan memakan waktu lama untuk terjual lagi, ” ujar Devi.

Sejumlah masyarakat pun kini mulai sadar untuk melakukan investasi ke emas alih-alih ke properti. (oke)

The post Minat Investasi Emas Batangan Melonjak di Awal 2026, Stok Galeri 24 Kosong, Pegadaian Dorong Masyarakat Menabung Emas appeared first on Sorong News.