Sorong, 1 Desember 2025 — Pembangunan infrastruktur kembali memberikan harapan baru bagi masyarakat Distrik Klamono, Kabupaten Sorong. Ikatan Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa Klamono Raya (IPPERMANO Raya) melalui Ketua Karateker Frangki Y. Boaire menyampaikan apresiasi mendalam kepada Kepala Distrik Klamono atas terobosan nyata dalam percepatan pembangunan di wilayah tersebut.
Salah satu proyek yang paling dirasakan manfaatnya adalah pembangunan akses jalan penghubung antara Kampung Wonosari dan Kampung Mlais, yang selama bertahun-tahun menjadi jalur penting bagi masyarakat dan pelajar di sejumlah dusun persiapan di sekitarnya.
Sebelumnya Warga dan Pelajar Harus Berjalan Kaki
Akses jalan Wonosari–Mlais telah lama menjadi kebutuhan mendesak. Kondisi jalan yang rusak dan belum tersentuh pembangunan membuat masyarakat harus menempuh perjalanan dengan berjalan kaki, bahkan dalam kondisi cuaca ekstrem. Anak-anak sekolah menjadi kelompok yang paling merasakan dampaknya, terutama saat musim hujan ketika medan menjadi semakin sulit dilalui.
Selain itu, akses ini merupakan jalur penghubung beberapa dusun persiapan dan titik vital yang berperan dalam mobilitas ekonomi masyarakat, termasuk pengangkutan hasil kebun serta kebutuhan logistik harian.
Perjuangan Sejak 2022: Dari Usulan Hingga Realisasi
Ketua Karateker IPPERMANO Raya, Frangki Y. Boaire, memaparkan bahwa keberhasilan pembangunan jalan ini tidak terlepas dari kerja keras Kepala Distrik Klamono yang sejak tahun 2022 telah melakukan koordinasi intensif dengan Kementerian Transmigrasi. Melalui upaya tersebut, usulan pembangunan akhirnya diterima dan masuk dalam agenda prioritas.
“Perjuangan panjang sejak 2022 akhirnya membuahkan hasil. Ini menunjukkan bahwa pemerintah distrik tidak hanya menunggu, tetapi aktif memperjuangkan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Jalan Cor Mulai Dinikmati, Masyarakat Sangat Bersyukur
Kini, akses Wonosari–Mlais telah selesai dikerjakan dengan konstruksi jalan cor yang kokoh dan aman dilalui. Masyarakat mengaku merasakan perubahan signifikan dalam aktivitas sehari-hari — mulai dari waktu tempuh yang jauh lebih cepat, mobilitas ekonomi yang meningkat, hingga kelancaran anak-anak dalam berangkat dan pulang sekolah.
“Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi pembangunan harapan. Kami melihat kerja perangkat distrik yang benar-benar nyata di lapangan,” tambah Frangki Y. Boaire.
IPPERMANO Raya: Bukti Pemerintah Hadir di Tengah Rakyat
IPPERMANO Raya menilai pembangunan ini merupakan bukti bahwa pemerintah distrik benar-benar hadir dan mendengar aspirasi masyarakat. Pihaknya juga berharap agar pembangunan tidak berhenti sampai di sini, melainkan menjadi pintu pembuka bagi proyek infrastruktur lain di wilayah Klamono Raya.
“Kami percaya bahwa pembangunan ini akan membawa dampak jangka panjang bagi kemajuan distrik. Semoga ke depan semakin banyak program prioritas yang direalisasikan untuk kepentingan masyarakat,” ucap Frangki.
Dampak Positif Mulai Terlihat
Sejak jalan tersebut berfungsi, beberapa dampak positif sudah mulai dirasakan:
- Akses pendidikan lebih lancar, anak-anak tidak lagi berjalan jauh di medan sulit.
- Pergerakan ekonomi meningkat, hasil kebun dan kebutuhan harian dapat diangkut lebih cepat.
- Keterhubungan antar-dusun terbangun, memperkuat integrasi sosial masyarakat.
- Efisiensi waktu perjalanan meningkat, memudahkan warga yang bekerja di wilayah lain.
Harapan untuk Pembangunan Berkelanjutan
Pembangunan jalan Wonosari–Mlais menjadi simbol bahwa perhatian terhadap wilayah pedalaman tetap menjadi prioritas. Masyarakat berharap komitmen yang ditunjukkan Kepala Distrik Klamono dapat dilanjutkan ke bidang lain, seperti kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi lokal.
Dengan akses yang semakin terbuka, Distrik Klamono diyakini akan semakin berkembang dan mampu mengejar ketertinggalan dari wilayah lain di Sorong.













