JAYAPURA, Suaratanahpapua.Sbs – – -Solidaritas Peduli Jila (SPJ) melakukan aksi di Timika, Papua Tengah, untuk mendesak pemerintah agar segera menarik militer, baik organik, maupun nonorganik dari Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Aksi massa SPJ digelar di Timika, Kabupaten Mimika, Rabu (17/12/2025).
Kordinator lapangan (korlap) aksi, Melianus Alom melalui rilis yang diterima Suaratanahpapua.Sbs di Jayapura, Rabu malam (17/12/2025) menyatakan, sekitar pukul 8.15 WP, massa aksi sudah mulai berada di titik aksi di Bundaran Kelly Kwalik. Sekitar pukul 8.33 mobil korlap dan korlap serta beberapa massa aksi tiba titik aksi.
Orasi dimulai pada pukul 8.37 WP. Lalu pada pukul 8.54 WP, massa dari Jalan Tengah SP 5 tiba di titik kumpul dengan dua blakos atau pick up.
Sekitar pukul 9.02 WP, massa aksi dari 32 tiba di lokasi dengan menggunakan satu blakos. Massa aksi kemudian mulai menuju kantor DPRD sekitar pukul 9.11 WP, meninggalkan Bundaran Kelly Kwalik.
Disebutkan, massa aksi SPJ melalui jalur umum di Jalan Cenderawasih. Lalu pada pukul 9.35 WP, massa aksi berorasi sekitar lima menit di kawasan Lampu Merah Timika Indah.
Tepat pukul 10.45 WP, massa aksi menguasai depan kantor DPRD, dan orasi terus berjalan. Pada pukul 11.28 WP, korlap membacakan pernyataan sikap.
“Aksi diakhiri dengan damai setelah dokumen aspirasi diterima Komisi 5 DPRD Mimika, Dolfin Beanal dan pukul 22.54 massa aksi mulai tinggalkan kantor DPRD,” katanya.
Pernyataan sikap SPJ
1. Presiden Republik Indonesia segera tarik militer dari Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
2. Komnas HAM Republik Indonesia segera datang di Kabupaten Mimika Distrik Jila.
3. Kami masyarakat Amugme menuntut dengan tegas, segera cabut pemetaan zona merah di seluruh wilayah adat Amungsa dari Jigimugi sampai Jelamatagal.
4. Negara wajib menjamin hak asasi masyarakat sipil.
5. Militer wajib menjalankan hukum humaniter.
6. Pemerintah Kabupaten Mimika segera ciptakan suasana damai di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, agar rakyat bisa mengikuti perayaan Natal dan Tahun Baru dalam suasana damai.
7. DPRK Kabupaten Mimika Provinsi Papua Tengah. segera bentuk pansus kemanusiaan, khususnya di Distrik Jila. []













