JayawijayaLa PagoPapua PegununganUNAIM Yapis WamenaWisuda

204 Mahasiswa Unaim Yapis Wamena Diwisuda, Rektor Sebut Begini

0
×

204 Mahasiswa Unaim Yapis Wamena Diwisuda, Rektor Sebut Begini

Share this article
204 Mahasiswa Unaim Yapis Wamena Diwisuda, Rektor Sebut Begini

WAMENA, Suaratanahpapua.Sbs – Sebanyak 204 mahasiswa Universitas Amal Ilmiah atau Unaim Yapis Wamena diwisuda pada Sabtu (6/12/2025). Ratusan mahasiswa yang diwisuda itu adalah 63 orang mahasiswa pascasarjana atau S2 dan 141 sarjana atau S1. 

Rektor Unaim Yapis Wamena Dr. H. Rudihartono Ismail mengatakan, dengan wisudanya 204 mahasiswa itu, hingga akhir tahun 2025 total alumni sebanyak 2.433 orang.

Ismail berharap agar mutu dari peningkatan indeks prestasi manusia di Papua Pegunungan akan semakin bagus.

“Itu akan menambah rasio peningkatan indeks prestasi manusia dan indeks pembangunan manusia. Dengan kehadiran Universitas Amal Ilmiah Yapis Wamena (Unaim Yapis Wamena) di Papua Pegunungan, akan mengubah pola kehidupan masyarakat kita, sesuai dengan tema Kementerian Saintek, bagaimana kampus berdampak,” katanya.

Dia mengatakan, Unaim Yapis Wamena sudah menghasilkan produk-produk dari inovasi-inovasi, baik riset maupun pengabdian kepada masyarakat.

“Kita akan terapkan kepada masyarakat, saat ini dengan adanya ketahanan pangan yang digencarkan sekarang ini, kami sudah menghasilkan suatu produk padi yang bisa menjadi unggulan untuk ke depan,” katanya.

Menurut Ismail, Unaim Yapis Wamena telah berkontribusi untuk membuka lapangan pekerjaan di Provinsi Papua Pegunungan.

Dia juga mengharapkan agar dengan adanya program pascasarjana pemerintah daerah setempat dapat membantu pihak kampus, terutama terkait pengadaan kursi.

“Sehingga ke depan pascasarjana akan meningkatkan mutu dan kualitas, apalagi saat ini sudah terakreditasi pascasarjana tersebut,” katanya.

Dia juga berharap dengan adanya program pascasarjana ilmu pemerintahan dan administrasi publik menjadi ikon, karena pihaknya sudah menyekolahkan dosen-dosen untuk studi S3.

“Mudah-mudahan tahun depan, 2026, sudah kembali dan kita akan membuka S2 yang lain,” katanya.

Dia juga berharap tahun 2030 sudah ada program doktoral di Unaim Yapis Wamena.

Bupati Jayawijaya Atenius Murip memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Unaim Yapis Wamena, yang telah meluluskan putra-putri terbaik Jayawijaya.

Murip juga mengharapkan agar para lulusan Unaim Yapis Wamena dapat berkontribusi terhadap pembangunan daerah Jayawijaya.

“Sebagaimana simbol Jayawijaya kita adalah damai, aman, nyaman, dan indah. Untuk mewujudkan visi-misi Jayawijaya bangkit bersatu membangun Jayawijaya,” kata Murip.

Dia mengatakan wisuda kali ini terdapat lulusan pascasarjana pertama, sehingga pihaknya berharap agar dapat melengkapi kekurangan fasilitas.

“Sesuai dengan jumlah mahasiswa yang lulus, tadi 204, sekarang tambah 2 jadi 206, sehingga tadi sudah kami sampaikan, pemerintah Jayawijaya membantu 205 juta rupiah. Semoga itu bisa diselesaikan segera, kemudian kerja sama yang baik,” katanya.

“Itu kolaborasi dan sinergitas antara pemerintah dengan universitas yang ada, untuk melahirkan dan menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang bermutu di Jayawijaya,” lanjut Murip, sembari berharap agar bukan kuantitas yang dibutuhkan melainkan kualitas dan inovasi para alumni. []